ISMA – Broken Home adalah istilah untuk mereka yang mendapatkan pengaruh dari permasalahan yang terjadi dalam keluarga. Istilah broken home tidak hanya diberikan pada mereka yang kedua orang tuanya bercerai, broken home juga bisa dirasakan oleh mereka yang kekurangan waktu bersama dengan orang tuanya. Broken home bisa di rasakan oleh siapa saja, baik itu anak kecil,remaja atau bahkan orang dewa sekalipun.

Namun, biasanya yang merasa memiliki dampak terburuk dari sebuah permasalahan yang ada di rumah adalah remaja. Menurut penilitian pada saat seseorang berusia (kurang lebih) 15-19 tahun atau masa perpindahan dari remaja ke dewasa seseorang masih labil dalam menanggapi suatu masalah.

oleh karena itu broken home bisa mempengaruhi psikologis seorang remaja dan bisa menimbulkan pengaruh negatif ataupun positif. Namun negatif atau positifnya pengaruh yang ditimbulkan oleh suatu permasalahan. Broken home dapat dikembalikan lagi pada pehaman atau pengertian yang di berikan orang tua pada ada anaknya.

Sayangnya labeling yang di berikan masyarakat pada anak-anak yang mengalami broken home adalah labeling yang bersifat negatif. Contohnya jika seorang anak melakukan suatu penyimpangan sosial dan setelah ditangani ternyata anak itu punya permasalahan dalam keluarganya, masyarakat cenderung menganggap itu hal wajar. Dan hal yang pantas anak tersebut lakukan. Padahal tidak harus dan tidak selalu anak-anak yang mengalami broken home melakukan penyimpangan.

Meski tidak selalu melakukan penyimpangan, tetap saja anak-anak broken home memerlukan perhatian lebih dari orang-orang di sekitarnya meski hanya berupa mendengarkan cerita atau curhatan anak broken home tersebut. Karena pengaruh dari broken home bisa membuat seseorang menjadi  Extrovert atau pun Introvert tergantung kepribadian anak tersebut.

Jika pada dasarnya kepribadian anak tersebut Introvert maka pengaruhnya akan membuat anak tersebut lebih pendiam dan sebaliknya. Jika pada dasarnya anak tersebut memiliki kepribadian Ekstrovert maka pengaruhnya anak tersebut akan menjadi lebih ekspresif.