ISMA, Cianjur – Pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai, membuat banyak sekolah di Indonesia khususnya MAN 1 Cianjur menghentikan aktivitas belajar di kelas dan dialihkan ke rumah. Bukan hanya aktivitas belajar, namun juga aktivitas di luar kelas seperti kegiatan intrakurikuler (Intra) ataupun ekstrakurikuler (Ekstra) ikut terhambat.

Baca Juga: Ini Daftar Siswa MAN 1 Cianjur yang Lulus SNMPTN

Hal tersebut menuai banyak tanggapan dari beberapa pengurus organisasi baik intra maupun ekstra MAN 1 Cianjur.

Baca Juga: Curhatan Pelajar yang Lulus dan Tidak Lulus SNMPTN

Tanggapan pertama datang dari Ketua Umum OSIS periode 2019-2020 Nur Alif Febrianysah mengatakan, pandemi ini sangat berdampak karena kita dianjurkan untuk di rumah saja serta adanya larangan untuk tidak berkumpul.

“Menyulitkan mobilitas kita untuk melakukan kegiatan program kerja (proker),” ujarnya saat diwawancara wartawan Majalah ISMA, Minggu (19/4/2020).

Ia menjelaskan, pengurus OSIS juga menggunakan waktu di rumah untuk melakukan kegiatan program kerja.

“Mungkin ada beberapa proker yang direvisi karena terganggu pandemi ini. kami pun sudah melakukan hak tersebut dan alhamdulilah sudah terlaksana dengan cukup baik,” jelasnya.

Ia berharap, semoga wabah Covid-19 ini segera usai dan dunia menjadi normal seperti sedia kala.

Baca Juga: Beberapa Siswa SMKN 1 Cianjur Berhasil Lulus SNMPTN

Tanggapan juga datang dari Ketua Umum Paskibra periode 2019-2020 Paisal Akbar mengatakan, pandemi covid-19 ini sangat berdampak dan menghambat pada proker di ekskul paskibra.

“Rencana-rencana kegiatan yang seharusnya dilaksanakan di bulan-bulan ini jadi terhambat gitu , jadi harus dipindahkan pada saat nanti tahun pelajaran baru,” ujar dia.

Ia berharap, semoga program yang terhambat atau tidak terlaksana dibulan-bulan ini bisa terlaksana dan pandemi Covid-19 bisa cepat selesai.

“Semoga kita semua bisa disehatkan selalu dalam keaadan apapaun, khususnya Covid-19 ini agar tidak menyebar lagi virusnya,” harap Paisal.

Baca Juga: Ini Video Amatir Saat Longsor di Sukanagara

Selanjutnya, Ketua Umum Kesenian periode 2019-2020 Gina Siti Wahyuni mengatakan, Covid-19 ini berdampak pada proker di masing-masing divisi.

“Untuk program kerja umum sendiri dilaksanakan nya nanti setelah semester pertama tahun ajaran baru, kata dia.

Gina pun menambahkan, jika memungkinkan lebih baik proker di laksanakan secara online.

“kalo itu yang bisa dilaksakan, jika tidak jangan di paksakan,” sambungnya.

Gina berharap, semoga pandemi ini cepat berkahir.

“Semoga seluruh ketua ekskul maupun ketua divisi dari ekskul tersebut dapat menjalankan programnya masing-masing sesuai yang diharapkan,” pungkasnya.

Baca Juga: Ananda Febriani, Organisator Cantik Asal SMKN 1 Cipanas

Azri Syahrul Fazri Ketua Umum Karya Ilmiah dan Jurnalistik (KIJ) periode 2019-2020 juga mengatakan, situasi saat ini tentunya sangat menghambat proker di KIJ.

“Resolusi yang telah kami buat sematang mungkin untuk menjalankan proker, sekarang tersendat. Ya mau gimana, kita cuma berencana dan hanya Yang Maha Kuasa yang menentukan,” ujar Azri.

Azri berharap, semoga keadaan lekas pulih dan kami (KIJ) bisa merealisasikan semua proker.

“Semoga pandemi ini cepat berakhir dan semoga kita lekas membaik,” harap Azri.

Baca Juga: Grestine Dwivanya Organisator Cilik Asal SMPN 1 Cianjur

Berikutnya, tanggapan datang dari Ketua Umum Ekskul Keagamaan (EKK) periode 2019-2020 M. Rizqil Hilmi. Ia mengatakan, banyak program-program EKK yang telah dijadwalkan terhambat.

“Diantaranya Isra Mi’raj, Sanlat, dan santunan anak yatim,” ungkap Rizqil.

Ia pun sangat menyayangkan program-program tersebut terhambat.

“Program ini merupakan salah satu program besar bagi EKK, di mana pelaksanaannya telah ditunggu setiap tahunnya,” ucapnya.

Rizqil berharap, semoga wabah ini segera berakhir dan semua orang dapat segera menjalankan aktivitasnya seperti biasa.

“Semoga dengan barokah menyambut bulan suci Ramadhan ini, dapat menjadi wasilah di mana Allah segera mencabut wabah penyakit ini,” harap Rizqil.

Baca Juga: Kiat Sukses Salma Zahra, Siswi SMA Berpenghasilan Rp12 Juta Perbulan

Wakil Kepala Madrasah (Wakamad) Bidang Kesiswaan Rahman Jaenudin, S.Pd, M.Pd mengatakan, secara pribadi ia sangat kecewa karena banyak proker tidak sesuai target, tetapi manusia hanya berencana dan Allah yang menentukan.

“Kita hanya bisa berharap, ada hikmah besar untuk kebaikan kita semua dibalik pandemik covid-19 ini,” katanya.

Ia berharap, semoga wabah covid-19 Ini segera diangkat oleh Allah dimuka bumi ini khususnya di Indonesia.

Rahman juga memberi pesan kepada pengurus Intraskurikuler dan ekstrakurikuler untuk tetap tenang dan senantiasa berdoa meminta perlindungan Allah.

“Tetap di rumah dan lakukan kegiatan-kegiatan positif, tetap berkomunikasi dengan pembina dan pelatih masing-masing secara online melalui medsos,” tambahnya.

(Azri)

Baca Juga:

SPAN PTKIN Telah Diumumkan, Berikut Siswa yang Lulus di MAN 1 Cianjur

Masa Belajar Di Rumah Diperpanjang, Ini Tanggapan Pelajar