ISMA, Cianjur – Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2020 telah diumumkan, Rabu (8/4/2020) kemarin. Dengan demikian, tentunya menuai berbagai tanggapan dari pelajar khususnya pelajar di Cianjur.

Baca Juga: Ini Daftar Siswa MAN 1 Cianjur yang Lulus SNMPTN

Misalnya M Raffi Maulana Gumelar Siswa SMAN 2 Cianjur yang diterima di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) di Fakultas Ilmu Pendidikan Program Studi (Prodi) Teknologi Pendidikan.

“Perasaan saya pastinya campur aduk sih, dimulai dari h-1 saja saya sudah khawatir dengan hasil pengumuman yang saya dapat nanti, lalu saat pengumuman dibuka tepatnya hari rabu tanggal 8 april jam 13.00, saya sempat ragu ragu saat akan membuka pengumuman, tapi akhirnya saat saya sudah dinyatakan lolos, saya kaget, senang, dan saya bangga terhadap diri saya sendiri,” kata dia saat diwawancarai wartawan Majalah ISMA, Kamis (9/4/2020).

Baca Juga: Kiat Sukses Salma Zahra, Siswi SMA Berpenghasilan Rp12 Juta Perbulan

Raffi mengungkapkan, ia dapat lulus tentunya dengan usaha yang dimulai dari masuk SMA.

“Kita harus bisa mempertahankan nilai nilai kita, hal tersebut karena akan berpengaruh pada nilai rapot semester yang akan kita peroleh, usahakan posisi kita bisa masuk ranking 10 besar di kelas,” uangkapnya.

Baca Juga: Kereta Api Ciranjang-Cianjur-Sukabumi Dihentikan Sebulan

Raffi juga berharap, ia bisa mengikuti berbagai rangkaian perkuliahan dengan baik.

“Semoga saya bisa mendapatkan nilai atau IPK yang bagus dan juga stabil, sehingga saya bisa membanggakan kedua orang tua saya.” tuturnya.

Selanjutnya Neng Wina Afrillia XII MIPA 2 MAN 1 Cianjur saya diterima di Institut Pertanian Bogor (IPB University sekarang). Fakultas Peternakan, Prodi Nutrisi dan Teknologi Pakan. Siswi yang kerap dipanggil Wina sungguh tidak percaya dirinya bisa masuk jalur SNMPTN.

“Alhamdulillah, saya dinyatakan lulus seleksi SNMPTN 2020. Rasanya campur aduk antara senang disertai linangan air mata dan tidak percaya saya lulus di IPB, karena IPB University itu merupakan univ yang diminati banyak orang,” ujarnya.

Wina pun mengatakan, kelulusannya tentunya disertai usaha yang ia lakukan terutama dalam belajar.

“Yang saya lakukan adalah selalu mempertahankan nilai semester saya (diusahakan naik) dengan cara belajar dengan rajin. Sempatkan belajar setiap harinya minimal setengah jam atau satu jam,” katanya.

Terlepas dari itu, Wina menambahkan, usaha yang ia lakukuan intinya Ikhtiar dengan sungguh-sungguh dan perbanyak berdoa.

“Jangan lupa perbanyak taqwa kepada Allah dengan cara selalu melakukan puasa sunnah (minimal senin kamis), tahajud, dhuha, serta always dzikrullah,” tambahnya.

Ia juga berharap, semoga ia bisa belajar dengan baik dan bisa berprestasi di IPB.

“Semoga saya bisa mewujudkan mimpi saya menjadi seorang Nutritionist,” harapnya.

Ada juga Salman Alfarizi siswa kelas XII RPL 1 SMKN 1 Cianjur yang diterima di UPI Prodi Rekayasa perangkat lunak.

Salman menyampaikan, usaha yang ditempuhnya tentu sangatlah panjang.

“Mungkin kalo usaha jalur SNMPTN itu panjang ya, soalnya kan dia menurut jalur rapot dan ada tambahan prestasi,” ujarnya.

Salman pun memberikan semangat bagi yang tidak dapat lulus di jalur SNMPTN ini.

“Yang belum lulus jangan berkecil hati, masih banyak jalan yang bisa di tempuh buat masuk ptn, tetap semangat, tetap berdoa. Berdoa dan ikhtiar. Semoga berkah, semoga ini emang yang terbaik, semoga Allah lancarkan,” ujar Salman.

Adapun tanggapan yang belum lulus seleksi jalur SNMPTN. Revana Amanda Putri misalnya, Siswi SMAN 2 Cianjur mengatakan, dari hasil pengumuman SNMPTN dia gagal dan tidak lulus.

“Cukup sedih tapi bukan berarti jadi patah semangat karena buat melanjutkan pendidikan gak harus lewat snmptn aja, ungkap dia.

Revana pun menerima dengan lapang dada hasil yang ia peroleh tersebut.

“Terima lapang dada aja berarti emang bukan rezeki kita di SNMPTN dan banyak banyak berdoa smoga tetep bisa masuk di perguruan tinggi yang diinginkan walau bukan jalur SNMPTN,” ucapnya.

Meskipun tidak lulus, Revana tetap akan berusaha untuk mendapatkan hasil yang ia inginkan.

“Tetap semangat gaboleh mengeluh buat masa depan karena usaha tidak menghianati hasil jadi berusahalah sebaik baiknya untuk mendapatkan hasil yang sebaik baiknya juga,” katanya.

Sama halnya dengan Aliya Nurohmah siswi SMKN 1 Cianjur dan Dede Sopwan Sabili siswa MAN 1 Cianjur, yang sama-sama tidak lulus lewat jalur SNMPTN ini.

“Saya dinyatakan tidak lulus. Perasaan saya yah pertama kali cukup kecewa, dan sedih namun itu sudah keputusan dan mungkin bukan rezeki saya,” ucap Aliya.

Begitupun siswa yang kerap dipanggil Sopwan ini, pasrah terhadap hasil yang diterimanya.

“Meskipun hasilnya kurang memuaskan tapi harus tetap disyukuri, karena akang tahu bahwa ini yang terbaik dari Allah,” ujar Sopwan

Keduanya menambahkan, kita harus tetap optimis dan terus berusaha. Karena selain SNMPTN, masih ada jalur lain yang dapat diambil agar bisa masuk perguruan tinggi yang kita inginkan. (Neng Dini/Azri)