ISMAInspirasi lagu Peradaban milik Feast muncul ketika tragedi Bom Surabaya beberapa waktu lalu. Dari diskusi bersama personel Feast lain, ia berpikir bahwa paham teroris yang belakangan disebut radikal tidak ada artinya melawan keaslian Indonesia.

Dalam album Multiverse, itu terdapat 11 lagu yang mengandung dari beragam genre. Vokalis Baskara Putra menjelaskan, Multiverse memang berisi permainan nuansa musik. Band yang terbentuk sejak 2013 ini bahkan membuat cerita fiksi saat menggarap album itu. Arti albumnya saja ‘kumpulan sejumlah alam semesta atau bumi menjadi satu.

Sementara untuk dua lagu barunya, Feast ingin lebih membumi. Lagu Feast berjudul Peradaban, kata Baskara, bercerita tentang budaya Indonesia yang tak akan hilang. Budaya dan peradaban tak akan luntur meski diterpa isu, budaya baru atau paham baru.

Untuk mengerjakan materi yang lebih membumi itu, Feast jadi banyak mendengar musisi Indonesia, salah satunya Iwan Fals. Mereka bahkan mengutip sejumlah lagu musisi Indonesia.

Pada Peradaban misalnya, terdapat penggalan lirik lagu Yang Patah Tumbuh, Yang Hilang Berganti karya Banda Neira. Sementara pada Berita Kehilangan terdapat penggalan lirik lagu Taifun karya Barasuara. (Detyani Aulia)