ARTIKEL

Memahami Perbedaan Sosial Distancing dan Physical Distancing

OLEH MAHARANI KELAS X IPS 1 MAN 1 CIANJUR

ISMA – Berbagai kebijakan telah dikeluarkan pemerintah untuk menangani virus pandemi yang melanda negeri ini. Salah satunya yaitu Social Distancing dan Physical Distancing.

Mungkin sebagian orang baru mengenal istilah ini, semenjak virus Corona (Covid-19) ada di Indonesia.

Lalu apa itu Social Distancing dan Physical Distancing?

Kedua istilah di atas banyak menimbulkan perdebatan dikalangan para peneliti, termasuk seorang pakar Daniel Aldrich yang merupakan profesor ilmu politik dan kebijakan publik di Northeastern University yang mengatakan jika keduanya sangatlah berbeda.

Organisasi Kesehatan Dunia WHO beberapa waktu yang lalu juga mengatakan hal yang sama, jika penggunaan istilah Physical Distancing dianggap lebih baik daripada istilah Social Distancing.

Baca Juga: Sisi Positif Dari Pandemi Covid-19 yang Jarang Diketahui

Pengertian Sosial Distancing

Sosial Distancing dalam Bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai pembatasan sosial. 

Mengacu pada Pedoman Penanganan Cepat Medis dan Kesehatan Masyarakat COVID-19 di Indonesia, pembatasan sosial adalah pembatasan kegiatan tertentu penduduk dalam suatu wilayah.

Pembatasan sosial juga dilakukan dengan meminta masyarakat untuk mengurangi interaksi sosial dengan tetap tinggal di dalam rumah maupun pembatasan penggunaan transportasi publik.

Baca Juga: Pandemi Covid-19, Apa Bedanya dengan Epidemi?

Pengertian Physical Distancing

Sedangkan Physical Distancing dapat diartikan sebagai pembatasan fisik, dengan padanan kata ‘jaga jarak fisik’.

WHO menegaskan, tindakan menjaga jarak fisik dan mengisolasi diri jika sedang sakit memang diperlukan untuk meredam penyebaran COVID-19, namun hal itu bukan berarti lantas menjadikan seseorang menjadi terisolasi secara sosial.

Masyarakat diminta tetap melakukan interaksi sosial seperti biasa, namun kali ini mungkin dengan cara lain yang tidak memerlukan kehadiran fisik secara langsung, semisal memanfaatkan teknologi informasi dan menggunakan media sosial.

Oleh sebab itu, istilah Physical Distancing dianggap lebih tepat ketimbang Social Distancing. Jaga jarak fisik untuk memastikan Covid-19 tidak semakin menyebar.

Baca Juga: Dampak Lockdown dalam Upaya Mencegah Wabah Covid-19

Tags
Baca Selengkapnya

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker