ISMA, Cianjur – Kampung Budaya Padi Pandanwangi adalah sebuah tempat wisata terbaru yang dikembangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur. Tempat wisata ini terletak di Jalan Jambudipa, Desa Mekarwangi, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur.

Kampung ini didirikan sebagai usaha pemerintah dalam mengembangkan, melestarikan dan mencegah kemusnahan padi Pandanwangi.

Selain itu, ke depannya pemerintah daerah akan menjadikan tempat edukasi bagi anak sekolah. Agar mereka tahu cara mengelola tanah dan menanam padi.

Setiap tahunnya dilakukan pengembangan dan pembangunan, karena tempat ini sebagai aset pemerintah, juga agar pengunjung semakin tertarik.

Di buka mulai pukul 07.00 – 17.00 WIB, Kampung Budaya Pandanwangi Cianjur biasa dikunjungi semua kalangan usia. Di tempat inilah para pengunjung berekreasi menikmati alam bersama teman-teman, saudara-saudara, juga kerabat terdekat.

Sebagai tempat wisata, Kampung ini menyediakan museum Tani, di dalamnya terdapat alat untuk membajak, etem (untuk memotong padi) dan banyak lagi.

Luas kampung pandanwangi sekitar 6 hektar. Sawah dan padi yang ada di pandanwangi ini dikelola oleh dinas pertanian sedangkan wisata di kelola oleh Dinas Pariwisata, sebagai Cagar budaya yang senantiasa di jaga dan dimanfaatkan dengan baik.

Pengembangan padi pandanwangi harus di Warungkondang atau ada satu tempat yang lain di Cianjur. Hal ini dikarenakan tempat tersebut memiliki struktur tanah yang berbeda. Sehingga akan menghasilkan padi pandanwangi yang harum dan juga enak saat dimasak.

Pengelola Kampung Budaya Pandanwangi Cianjur, Supardi mengatakan, terdapat banyak bangunan berupa tempat-tempat beratap dan wadah-wadah. “Satu bangunan berupa rumah, dua tempat berjalan untuk para wisatawan juga ada tiga leuit (tempat penyimpanan padi). Dan gazebo juga tempat kuliner.” singkatnya.