ISMA – Siapa di sini yang suka berharap dan menuliskannya ke puisi? Tidak masalah jika harapan kita kita jadikan menjadi karya, kita tidak tahu amal mana yang bisa membawa kita pada kebahagiaan.

Puisi ini bercerita tentang seseorang yang tengah berharap pada alam semesta. Ia menyendiri, berdoa dan terus berharap agar hal yang telah pergi darinya bisa kembali lagi.

Berikut puisi berjudul Harapan Terpatahkan

Aku berharap pada semesta,
Walaupun ribuan waktu terhapus begitu saja,
Walaupun semuanya kini hanya cerita,
Tapi aku tetap disini,

Berdiam diri,
Menanti yang pergi datang kembali,
Mengharapkanmu mengisi hati ini lagi,

Namun nyatanya,
Kau pergi dengan pilihanmu
Kau pergi dengan kebahagiaan barumu
Kau pergi dengan alasan yang pasti
Kau memilihnya bukan aku lagi,

Ku kira kecewa soal biasa
Ku kira semuanya hanya cerita
Ku kira ceritanya hanya fana
Ku kira dia hanya milikkuu saja

Tapi ternyata
Semuanya Percuma
Aku bertahan selama ini
Aku kembali untukmu lagi

Tak berarti apa-apa
Harapanku tak sesuai realita
Ku kira kau sama halnya denganku menunggu…

Namun akhirnya,
Aku harus pergi untuk kedua kali
Dan tidak akan mengharapkanmu lagi
Karena dengan harapanmu aku terpatahkan selama ini.

Neng Dini Widia (Kelas XI IPS 2 MAN 1 Cianjur)