ISMA – Sebenarnya saya bingung mendeskripsikan puisi ini, tapi ini memang tentang sebuah perasaan. Judulnya memang mirip judul lagu BTS, boyband Korea yang lagi ngetren itu, tapi isi dari puisi ini jelas menyentuh.

Sebab, menulis puisi bukan soal kemahiran menulis, tapi cara menuangkan perasaan. Puisi ini bercerita, si penulis hanya bisa memandang orang yang disukainya dari kejauhan. Orang itu hanyalah kepura-puraan, mimpi yang semu, namun terus membayangi.

Berikut puisi tentang perasaan berjudul Decalcomania

Di balik cermin aku memandangmu
Mata cerahmu
Senyum bahagiamu
Semua itu hanya topeng kehidupanku

Dalam mimpi aku bertanya tentangmu
Tentang dirimu yang bahagia di balik sedihnya jiwa
Bisakah aku menjadi sepertimu?
Menjadi decalcomania seperti yang mereka mau

Kita itu dekat
Namun kita tak saling terikat
Kita itu sama

Namun dalam sampul yang berbeda
Dirimu hanyalah bayangan dalam kehidupan
Bayangan yang menjadi teman dan juga lawan

Sifat yang berbeda mengingatkanku akan kekurangan
Dan menyadarkan ku akan ketidaksempurnaan

Putrine Maharani (Kelas XI IPS 3 MAN 1 Cianjur)