ISMA, Cianjur – Rachel Triana Azzahra (15) seorang gadis kelahiran Cianjur 06 Mei 2004 ini merupakan influencer dari Kios Buku Masjid Agung Cianjur. Ia siswi asal SMAN 2 Cianjur jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Rachel merupakan alumni SMPN 4 Cianjur.

Sebelumnya, saat SMP ia menjadi ketua ekskul Palang Merah Remaja (PMR). Menurut Rachel Triana PMR bukan hanya ekskul tentang kesehatan belaka.

“Lebih dari itu PMR memberikan pelajaran serta pengalamannya untuk mengajarkan apa itu kepemimpinan, kekompakan, solidaritas dan lain-lain,” katanya Saat diwawancarai, Kamis (19/03/2020).

PMR menjadi tempat untuk melatih kepercayaan dirinya. Ia pernah meraih juara 1 dalam lomba mojang jajaka tingkat madya.

Perjalanan organisasinya tidak berhenti sampai situ. Saat SMA ia mengikuti organisasi luar sekolah yaitu Forum Anak Cianjur. Setelah melalui berbagai tahap seleksi, Rachel masuk dalam kandidat calon ketua, dan sekarang ia menjadi Ketua 1 Forum Anak Cianjur.

Visi Misi yang ia usung pada saat itu adalah ‘ASIK’ yang memiliki arti (Adil, Solidaritas, Sportif, Intelektual, Kekeluargaan).

Serta memiliki slogan ‘Bersama Rachel Triana Mari Kita Bekerja Sama, Bersuka Ria Tapi Gak Bercanda’.

Foto saat penyampaian visi misi

Mengikuti Gerakan Literasi Sekolah

Selain mengikuti berbagai organisasi, Rachel mengikuti Gerakan Literasi Sekolah (GLS). Kegiatan itu mengantarkan dirinya untuk menerbitkan buku novel yang berjudul ‘Aku Adalah Aku’.

Buku yang ia buat menjadi salah satu buku novel yang terlaris pada acara Open Smanda kala itu.

Rachel mengimplementasikan buku yang ia buat dalam kehidupan organisasinya.

“Kalo ada temen-temen yang merasa enggak percaya diri, aku suka ingetin setiap manusia adalah beda dan setiap perbedaan itu aku. Jadi ya manusia mempunyai kelebihannya masing-masing,” kata Rachel.

Saat SMP, ia pernah mengikuti acara ‘3 Ends’ yang memiliki arti End violence Against Women and Children (Akhiri Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak); End Human Trafficking (Akhiri Perdagangan Manusia), dan End Barriers To Economic Justice (Akhiri Kesenjangan Ekonomi terhadap perempuan).

Acara tersebut diadakan di Bandung dihadiri Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

“Setiap manusia adalah beda dan setiap perbedaan adalah aku. Bangga jadi beda ayo bangun cianjur yang ceria tapi gak banyak bercanda,” kata dia.

Pesan dari Rachel untuk pembaca ISMA semua, semakin banyak membaca, semakin banyak yang diketahui.

“Dan semakin banyak yang kamu ketahui, semakin banyak pula tempat yang akan kamu temui,” tutupnya. (Detyani Aulia)