ISMA – Jumlah orang yang positif terinfeksi virus Corona (COVID-19) di Indonesia kian hari kian bertambah. Guna mencegah penyebaran virus Corona lebih luas lagi, Pemerintah menginstruksikan untuk melakukan rapid test sampai swab test.

Lalu, apa sebenarnya rapid test dan swab test tersebut? Mari kita simak uraian di bawah.

Baca Juga: Akibat Covid-19 Industri Wisata Gunung Kehilangan Omzet Rp298 Miliar

Fungsi Test

Kedua tes tersebut sama-sama digunakan untuk mendeteksi keberadaan virus Corona dalam tubuh manusia, namun nyatanya fungsinya kedua test tersebut berbeda.

Rapid merupakan tes (secara massal) yang berfungsi untuk screening (penyeringan) potensi kasus positif virus Corona di masyarakat.

Sedangkan Swab test  berfungsi sebagai standar diagnostik virus Corona yang dianjurkan dan telah dianjurkan oleh organisasi kesehatan dunia WHO (World Health Organization).

Baca Juga: Atasi Pandemi Covid-19, Jokowi Tetapkan Status PSBB

Sampel yang Diambil

Rapid test dilakukan menggunakan sampel darah (Imunoglobin dalam darah). Sementara Swab test menggunakan sampel lendir yang diambil dari dalam hidung maupun tenggorokan (Sampel lendir).

Alat dan Cara Kerja

Rapid tes di cek menggunakan Rapid Test Kit  (alat tes darah berbentuk mirip alat tes kehamilan) untuk melihat adanya  reaksi antibodi (zat imunoglobulin) yang terbentuk ketika terserang virus. Rapid test memeriksa virus menggunakan IgG dan IgM yang ada di dalam darah. Apa itu? IgG dan IgM adalah sejenis antibodi yang terbentuk di tubuh saat kita mengalami infeksi virus. Jadi, jika di tubuh terjadi infeksi virus, maka jumlah IgG dan IgM di tubuh akan bertambah. Hasil rapid test dengan sampel darah tersebut, dapat memperlihatkan adanya IgG atau IgM yang terbentuk di tubuh.

Sementara swab test, sampel lendir yang diambil dengan metode ini nantinya akan diperiksa menggunakan metode PCR (Polymerase Chain Reaction). Hasil akhir dari pemeriksaan ini, nantinya akan benar-benar memperlihatkan apabila ada virus SARS-COV2 (penyebab Covid-19) di tubuh seseorang.

Baca Juga: Sisi Positif Dari Pandemi Covid-19 yang Jarang Diketahui

Rentan Waktu Pengujian

Rapid test hanya membutuhkan waktu 10-15 menit pengujian hingga hasil keluar. Sedangkan Swab test menggunakan metode PCR membutuhkan waktu beberapa jam hingga beberapa hari untuk menunjukkan hasil. Hasil pemeriksaan rapid test maupun PCR juga bisa keluar lebih lama dari itu, apabila kapasitas laboratorium yang digunakan untuk memeriksa sampel, sudah penuh. Sehingga, sampel yang masuk harus antre lama untuk bisa diperiksa. Seperti dilansir kompas.com

Tempat Pengujian

Rapid test dapat dilakukan di mana saja. Sedangkan swab test hanya bisa dilakukan di labolatorium  berstandar Biosafety Level (BSL) 2. (Azri S.F)

Baca Juga: Memahami Perbedaan Sosial Distancing dan Physical Distancing