ISMA – Mengenal Self-Harm, atau Melukai diri sendiri. Sebenarnya apa sih self-harm itu? Yuk simak penjelasannya

Buat yang belum akrab dengan istilah self harm, ini adalah perilaku menyakiti diri sendiri. Perilaku tersebut biasanya dilakukan oleh beberapa orang untuk mengatasi rasa tertekan dan luka emosional.

Nah, berbagai bentuk contoh self harm, antara lain memukul atau membenturkan diri sendiri ke dinding, menyayat tubuh dengan silet, pisau, atau pecahan beling, hingga meminum racun.

Mencederai diri sendiri atau melukai diri sendiri (self-harm) adalah istilah yang digunakan ketika seseorang melukai atau mencederai dirinya sendiri dengan sengaja. Melukai diri sendiri selalu merupakan pertanda bahwa adanya suatu gangguan yang serius di dalam diri orang tersebut.

Halaman ini akan memberikan panduan bagi teman sebaya, orang tua/wali, dan guru dalam menghadapi orang yang melukai diri sendiri.

Orang muda yang melukai diri sendiri seringkali memiliki pengalaman atau hubungan yang sangat sulit atau menyakitkan, seperti:

Perundungan dan diskriminasi
Kehilangan seseorang yang dekat, seperti orang tua, saudara/i, atau sahabat
Kehilangan kasih sayang dan perhatian, atau ditelantarkan oleh orang tua/wali
Korban kekerasan fisik, psikologis, atau seksual

Gangguan serius yang mempengaruhi cara mereka merasakan diri sendiri
Melukai diri sendiri adalah suatu cara untuk menanggapi perasaan-perasaan sulit yang mengganjal dalam diri mereka sendiri.
Mereka merasa putus asa dengan permasalahan yang mereka hadapi dan tak tahu harus mencari bantuan ke mana. Mereka merasa terperangkap dan tidak berdaya. Melukai diri sendiri membantu mereka merasa lebih dapat memegang kendali.

Mereka merasa marah atau mengalami tekanan yang terpendam, sampai-sampai merasa hampir meledak. Melukai diri sendiri membantu menurunkan tekanan yang mereka rasakan.

Perasaan bersalah atau malu yang tak tertahankan. Melukai diri sendiri dapat menjadi salah satu cara untuk menghukum diri sendiri.

Ingin mengatasi atau menanggulangi pengalaman yang tidak menyenangkan seperti trauma, konflik, atau kekerasan, dengan meyakinkan dirinya sendiri bahwa pengalaman buruk tersebut tidak pernah terjadi. Mereka kadang merasakan “mati rasa” atau “seperti ingin mati saja”.
Mereka merasa seperti terpisah dari dunia dan tubuh mereka, dan melukai diri sendiri adalah sebuah cara untuk merasa lebih terhubung dan ‘hidup’.

Beberapa orang muda lainnya mungkin melukai diri sendiri sebagai suatu cara menghadapi masalah dan tekanan dari kehidupan sehari-hari.

Cara mengalihkan self injury/self-harm , Lakukan ini :

1. Robek kertas atau robeklah buku bekas hingga tidak ada lagi hasrat untuk menyakiti diri sendiri (merobek kertas dapat melepaskan amarah)

2. Remas es batu pergilah ke freezervdan ambilah sedikit lalu remas sekuat mungkin (gunanya untuk menenangkan pikiran)

3. Rasakan napas dan detak jantung letakkan tanganmu di dada lalu rasakan ( kamu akan ingat betapa diri mu berharga)

4. Melihat foto orang yang kamu sayang (pikiranmu akan teralihkan karena keberadaan mereka yang berharga)